Sejarah

Pertanyaan

Berhasilkah sistem ekonomi gerakan benteng pada masa kepemimpinan cabinet natsir? Berikan buktinya

1 Jawaban

  • Jawaban:

     

    Sistem Ekonomi Gerakan Benteng gagal, sehingga harus dihentikan. COntoh kegagalan ini adalah para pengusaha pribumi yang menerima bantuan pinjaman usaha malah menggunakannya untuk kegiatan konsumtif.

     

    Pembahasan:

     

    Sistem Ekonomi Benteng atau Program Benteng adalah kebijakan ekonomi yang diluncurkan pemerintah Indonesia bulan April 1950 dan secara resmi dihentikan tahun 1957. Program ini diluncurkan pada masa Kabinet Natsir yang direncanakan oleh Sumitro Djojohadikusumo, yang menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada waktu itu. Setelah Kabinet Natsir jatuh dan digantikan Kabinet Sukiman, program ini dilanjutkan menteri keuangan Jusuf Wibisono.

     

    Tujuan dari sistem ekonomi ini adalah membina pembentukan suatu kelas pengusaha Indonesia "pribumi" dan untuk mengatasi adanya kesenjangan sosial antara penguasa pribumi dengan pengusaha asing (pengusaha keturunan Tionghoa). Program ini disebut sebagai sistem yang memiliki tujuan untuk memperbaiki dan merubah struktur pada bidang ekonomi.

     

    Program ini dilakukan dengan memberi perlindungan atau proteksi terhadap usaha pribumi dan memberikan kredit (pinjaman usaha) kepada 700 pengusaha pribumi.

     

    Namun program Sistem Ekonomi Benteng ini pada akhirnya gagal dan harus dihentikan. Penyebabnya adalah tersebut adalah:

     

    -       usaha-usaha lamban berkembangnya,

    -       banyak pengusaha pribumi yang menyalahgunakan pinjaman untuk kegiatan konsumtif

    -       pegusaha pribumi menyalahgunakan kebijakan dengan mencari keuntungan secara cepat.

    -       pengusaha pribumi gagal bersaing dengan pengusaha non pribumi dalam kerangka sistem ekonomi liberal

     

    Kelas: IX

    Mata Pelajaran: Sejarah   

    Materi: Masa Demokrasi Terpimpin

    Kata Kunci: Sistem Ekonomi Gerakan Benteng

                                                  

     

     

Pertanyaan Lainnya