Wirausaha

Pertanyaan

Contoh negosiasi dalam wirausaha?

2 Jawaban

  • seseorang yang akan membeli suatu barang tetapi mengalami tawar menawar terlebih dahulu untuk mencapai suatu kesepakatan bersama
  • Orientasi :

    Penjual : “Selamat datang, silahkan duduk.”
    Pembeli : “Terima kasih.”
    Penjual : “Ada yang bisa saya bantu?”

    Permintaan :

    Pembeli : “Saya ingin beli laptop.”
    Penjual : “Ingin laptop merk apa mbak?”
    Pembeli : “Yang bagus itu merek apa mbak ?”
    Penjual : “Begini mbak, kalau masalah bagus tidaknya itu relatif mbak. Semua merek ada kelebihan dan juga ada kekurangannya.”
    Pembeli : “Ohh, begitu.”
    Penjual : “Tetapi sekarang yang paling laris itu Acer mbak.”
    Pembeli : “Saya boleh lihat yang Acer?”

    Pemenuhan :

    Penjual : “Iya, sebentar saya ambilkan dahulu.”
    Pembeli : “Iya.”
    Penjual : “Ini mbak, silahkan di coba dahulu.”
    Pembeli : “Fasilitasnya apa saja mbak ?”
    Pembeli : “Ada wifi, bluetooth, memory 2 GB, monitor 14” dan masih banyak lagi.”
    Pembeli : “Warnanya ini hanya hitam saja mbak?”
    Penjual : “Kalau ini ada warna coklat, putih, merah, sama hitam ini mbak.”
    Pembeli : “Saya mau lihat yang merah mbak, soalnya saya suka warna merah.”
    Penjual : “Maaf mbak, yang warna merah lagi habis stoknya, mungkin besok datangnya.”
    Pembeli : “Kalau sekarang adanya warna apa saja mbak ?”
    Penjual : “Kita punya warna coklat sama hitam.”
    Pembeli : “Saya lihat yang coklat dulu mbak.”
    Penjual : “Iya, saya ambilkan dulu.”
    Pembeli : “Iya.”
    Penjual : “Ini mbak, silahkan.”
    Pembeli : “hitam sama coklat bagus mana mbak?”
    Penjual : “Tergantung selera mbak, kalau hitam itu sudah biasa, tapi kalau coklat itu jarang orang punya.”
    Pembeli : “Saya pilih hitam saja mbak.”
    Penjual : “Oh iya.”

    Penawaran :

    Pembeli : “Harganya berapa mbak?”
    Penjual : “Kalau yang ini harganya Rp 4.000.000,00.”
    Pembeli : “Tidak ada diskon mbak?”
    Penjual : “Kebetulan kita lagi ada promo untuk merek Acer ada spesial diskon 5%, jadi harganya tinggal Rp 3.800.000,00.”
    Pembeli : “Tidak bisa turun lagi mbak?”
    Penjual : “Tidak bisa mbak. Ini bisa di kredit mbak, angsuran 8 X dalam 5 bulan.”
    Pembeli : “Rp 3.500.000,00 gimana mbak?, cash.”
    Penjual : “Di tambahin lagi mbak!”
    Pembeli : “Saya tambahin Rp 50.000,00 gimana?”
    Penjual : “Tetap tidak bisa mbak, begini saja saya kasih Rp 3.700.000,00, itu sudah turun banyak lho mbak.”
    Pembeli : “Gak bisa ditambahin lagi mbak diskonnya?”
    Penjual : “Gak bisa mbak, nanti kalau ditambahin terus bos saya marah mbak, ini bukan punya saya kalau punya saya, saya kasih mbak segitu.”

    Persetujuan :

    Pembeli : “Ya sudah saya setuju Rp 3.700.000,00.”
    Penjual : “Saya buatkan notanya dulu mbak.”
    Pembeli : “Iya.”

    Pembelian :

    Penjual : “Ini notanya mbak,silahkan tanda tangan disini. Ini juga ada garansinya 1 tahun, jadi kalau ada masalah dengan laptopnya bawa saja kesini.”
    Pembeli : “Oh iya, ini uangnya.”

    Penutup :

    Penjual : “Terima kasih. Ini mau diantarkan kerumah atau dibawa langsung?”
    Pembeli : “Saya bawa langsung saja mbak.”
    Penjual : “Oh iya.”
    Pembeli : “Selamat siang.”
    Penjual : “Selamat siang.”

Pertanyaan Lainnya